SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Anak Saya Difitnah Mencuri dan Dibunuh

  • Reporter:
  • Selasa, 20 Juni 2017 | 13:48
  • Dibaca : 202 kali
Anak Saya Difitnah Mencuri dan Dibunuh
Sidang Kasus Pengeroyokan di Pendawa Asri

BATAM KOTA – Sidang kasus penganiayaan remaja di bawah umur yang terjadi di Perumahan Pendawa Asri kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam, Senin (19/6). Saksi yang merupakan ayah kandung dari korban Rikardo Allen Sitompul mengatakan dirinya mendapat kabar bahwa anaknya disebut mencuri dan dibunuh.

“Waktu di rumah sakit, saya tidak tahu, Yang Mulia. Pikiran saya yang penting anak saya selamat. Tapi setelah itu saya tahunya anak saya dibilang mencuri dan dibunuh di Pendawa Asri,” kata saksi.

Saksi juga menyebutkan, informasi tersebut ia peroleh dari Bintang Pardosi yang merupakan saudaranya. “Saya dapat informasi dari saudara, ada 3 orang saksi yang melihat kejadian itu. Katanya anak saya dipukul dengan kayu dan salah satu orang yang memukul adalah Pak RW,” kata saksi.

Usai kejadian penganiayaan yang akhirnya merenggut nyawa Rikardo dan Rademtus Firdaus tersebut, saksi mengaku bahwa tidak ada satupun dari pihak pelaku yang mendatanginya untuk meminta maaf ataupun memberikan santunan.

“Dua bulan saya sempat tidak tahu apa-apa. Saya benar-benar trauma, Yang Mulia. Sampai sekarang pun saya tidak mau baca koran, lewat depan Pendawa Asri saya juga tidak mau. Saya terbayang wajah anak saya terus, Yang Mulia,” kata saksi.

Saksi mengaku sangat menyayangkan sikap warga Pendawa Asri, khususnya perangkat RT/RW yang ada. Pasalnya, saat kejadian, Rikardo dan Rademtus tidak diberikan kesempatan untuk membela diri. “Harusnya anak saya diamankan oleh perangkat RT/RW. Tapi, anak saya tidak diberi kesempatan membela diri, langsung dihajar saja,” kata saksi lagi.

Saksi sempat mengenang korban di persidangan. Menurutnya, Rikardo tidak pernah pergi keluyuran tidak jelas. Sehari-harinya, korban bersekolah dan sering maim futsal. “Anak saya itu duta AIDS di sekolahnya, Yang Mulia. Dia tidak pernah merokok, sama seperti saya. Dan dia sudah berteman lama dengan (Rademtus) Firdaus. Teman SMP-nya,” kata saksi lagi.

Dalam kasus ini, ada enam terdakwa yang diseret ke persidangan. Mereka adalah Rustam Efendi selaku ketua RW, Adi Candra pemilik motor, Wirman, Indra Sasmita, Muhammad Arzu Riki, dan Amul Husni Jamil.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yogi Nugraha dan Rumondang mendakwa keenamnya dengan pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com