SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Banyak Pilih Mudik lewat Singapura

Banyak Pilih Mudik lewat Singapura
Arus mudik tahun lalu. Foto Arrazy Aditya.

BATAM – Terus meningkatnya jumlah arus mudik membuat sejumlah maskapai dan kapal mengajukan penambahan jadwal penerbangan dan pelayaran. Di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, maskapai Sriwijaya Air mengajukan tambahan enam penerbangan angkutan mudik Lebaran tujuan Natuna untuk tanggal 16, 23, dan 30 Juni serta 7, 14, dan 21 Juli 2017.

General Manager Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan, selama ini Sriwijaya telah melayani penerbangan reguler dari Hang Nadim tujuan Ranai, Natuna sebanyak dua kali dalam sepekan dengan Boeing 737-500. Wings Air juga melayani rute tersebut sebanyak tiga kali dalam sepekan dengan ATR72-500/600.

“Tambahan ini diharapkan bisa mengakomodir penumpang tujuan Natuna. Karena untuk ke Natuna tidak banyak pilihan transportasi yang tersedia,” tuturnya.

Menurut Suwarso, sebelumnya maskapai Lion Air juga mengajukan penambahan jadwal penerbangan dari Batam tujuan Surabaya, Yogyakarta, Pekanbaru, dan Padang. Kemudian Citilink mengajukan penambahan jadwal penerbangan tujuan Surabaya, Palembang, Medan, dan Padang.

“Penambahan jadwal penerbangan Lion Air akan berlaku mulai 15 Juni (hari ini),” katanya.

Distrik Manager Lion Air Batam, M Zaine Bire mengatakan, pihaknya sengaja menambah jadwal penerbangan dari Batam tujuan Surabaya, Yogyakarta, Pekanbaru, dan Padang. Sebab permintaan tiket penerbangan untuk empat daerah tujuan tersebut sangat tinggi.

“Rute-rute itu memang sangat tinggi peminatnya, sehingga kami mengajukan tambahan penerbangan agar semua terangkut,” ujarnya.

Selain Bandara Hang Nadim, Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Telaga Punggur juga menambah jadwal pelayaran tujuan Dabo dan Mengkapan, Siak. Jadwal pelayaran dari Telagapunggur tujuan Dabo (Lingga) akan ditambah pada 22 Juni. Sedangkan rute Telagapunggur tujuan Mengkapan, Siak, akan ditambah jadwalnya pada 13, 15, dan 18 Juni.

“Tambahan ini merupakan alternatif untuk pemudik yang ke Sumatera,” kata General Manager ASDP Telaga Punggur, Anis Adinizam.

Anis menjelaskan, penambahan jadwal pelayaran Telagapunggur-Mengkapan dilakukan karena tingginya permintaan masyarakat yang akan mudik ke Pulau Sumatera. Tiketnya juga lebih murah, Rp81 ribu untuk penumpang dewasa dan Rp57 ribu untuk anak-anak.

“Tapi rute itu hanya untuk minggu ini, yaitu Selasa lalu dan Kamis (hari ini),” katanya.

Sedangkan untuk minggu depan pada hari yang sama, ASDP masih mengajukan penambahan jadwal pelayaran Telagapunggur-Mengkapan kepada pihak terkait. “Sambil kami memantau pada minggu depan, apakah masyarakat masih membutuhkan penambahan pelayaran ini. Bila permintaan masih tinggi, maka kami akan menambah lagi jadwal pelayaran,” katanya.

Tiket Habis, lewat Singapura
Terbatasnya tiket pesawat membuat masyarakat Batam memilih alternatif mudik lewat Bandara Changi, Singapura. Harga tiket pesawat dari Singapura ke sejumlah daerah tujuan di Indonesia juga lebih murah dan setiap hari ada penerbangan.

“Banyak juga masyarakat Batam yang mudik melalui Singapura. Kalau dilihat-lihat sih memang lebih murah, misalnya dari Singapura ke Bandung berkisar Rp600 ribuan. Kalau dari sini (Batam), mungkin sudah di atas Rp1 jutaan,” kata Ticketing Travel Shine, Dorma.

Menurutnya, berdasarkan data yang ada, tiket pesawat dari Singapura ke berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang masih tersedia. Harganya juga tidak terlalu tinggi, bahkan masih berpotensi turun lebih murah lagi.

“Pengalaman tahun sebelumnya, pernah harga tiketnya jauh lebih murah di H-2 Lebaran. Ekstra flight juga yang menentukan pihak maskapai,” ucapnya.

Pemilik Travel Setia, Prasetyo juga mengatakan bahwa tak sedikit warga Batam yang mudik melalui Bandara Changi Singapura. “Lumayan, lebih murah tiket dari Singapura,” ungkapnya.

Reka, pemilik 123 CA Tour n Travel juga mengatakan ada konsumen yang membeli tiket mudik tujuan Medan melalui Singapura. Awalnya konsumen tersebut akan membeli tiket mudik melalui Batam. Namun karena harganya masih tinggi, kemudian beralih melalui Singapura.

“Harganya lebih murah Singapura-Medan. Beda sampai Rp200 ribu hingga Rp300 ribu,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Risa, karyawan Agatha Travel. Menurutnya, ada beberapa orang yang membeli tiket dari Singapura tujuan sejumlah daerah di Indonesia.

“Meski selisih harganya sedikit, mereka lebih memilih untuk mudik lewat Singapura,” katanya.

Utamakan Keamanan
Nakhoda dan pemilik kapal diminta untuk lebih mengutamakan keselamatan penumpang. Mereka juga diingatkan untuk mengantisipasi cuaca dan tidak membawa penumpang melebihi kapasitas.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, para petugas harus memberikan pelayanan terbaik kepada pemudik yang akan berangkat kampung halaman. Sehingga memberikan kenyamanan bagi pemudik selama di perjalanan.

“Juni ini sudah masuk angin selatan. Kepada nakhoda agar tidak melebihi kapasitas pemumpang. Kita juga harus menjaga keselamatan penumpang, apalagi keadaan cuaca tidak menentu,” kata Nurdin pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka Pengamanan Idul Fitri 1438 Hijriyah di Polda Kepri, Rabu (14/6).

Selain itu, Nurdin juga memastikan kebutuhan bahan pokok di Kepri tetap stabil. Hal itu berdasarkan pantauan ke sejumlah pasar dalam rangkaian Safari Ramadan ke sejumlah daerah di Kepri, termasuk Natuna dan Anambas.

“Harganya masih stabil. Malah di Natuna, pasokan kebutuhan ada yang disimpan di gudang. Bukan penimbunan, tapi untuk mengantisipasi cuaca tidak baik,” katanya.

Hadir dalam rapat koordinasi lintas sektoral tersebut di antaranya Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian, Kabinda Kepri Brigjen TNI Julius Selvanus, Wakapolda Kepri Brigjen Didi Haryono, dan sejumlah pihak terkait.

Kapolda mengatakan, rapat ini dilakukan untuk menyiapkan pola pengamanan dan memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok di masyarakat. Dia bersyukur harga sembako masih stabil serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kondusif.

“Kami mengajak semua jajaran bisa bersama menjaga wilayah Kepri tetap aman. Mudah-mudahan selama Ramadan dan Idul Fitri ini, Kepri tidak dinodai dengan kekerasan,” katanya.

Polda Kepri juga menyiapkan 3.000 personel untuk pengamanan lebaran. Jumlah personel juga akan ditambah dari unsur TNI dan pemerintah daerah.

“Teman-teman masih memasukan datanya. Tanggal 19 baru diketahui berapa keseluruhan personel pengamanan lebaran yang tergabung dalam satgas,” tuturnya.

muhammad ilham/tengku bayu/dicky sigit rakasiwi

Loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com