SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Demokrat Minta Administrasi Cawagub Tak Dipolitisir

  • Reporter:
  • Jumat, 2 Juni 2017 | 13:47
  • Dibaca : 158 kali
Demokrat Minta Administrasi Cawagub Tak Dipolitisir
ilustrasi

BINTAN – Ketua DPD Partai Demokrat Kepri Apri Sujadi meminta semua pihak menghormati, dan menghargai kerja Panitia Khusus (Pasus) Pemilihan Wakil Gubernur Kepri. Ia berharap proses administrasi yang melibatkan calon, tidak dipolitisir sehingga membingungkan masyarakat.

“Biarkan pansus bekerja, jangan direcoki. Serahkan semua persyaratan calon kepada pansus, biar mereka yang memverifikasi,” kata Apri di Bandar Seri Bentan, Kamis (1/6).

Menurut Apri, yang berhak menentukan apakah Cawagub Kepri memenuhi persyaratan administrasi adalah pansus yang sudah dibentuk DPRD Kepri. Ia meminta seluruh pihak terutama partai pengusung untuk tidak lagi melontarkan pernyataan-pernyataan yang kontra.

“Jangan dipolitisirlah. Ini kan sedang proses verifikasi oleh pansus. Kalau memang ada persyaratan yang kurang, mungkin pansus akan minta untuk dilengkapi,” kata Bupati Bintan ini.

Sementara, Cawagub Kepri Agus Wibowo menampik semua tuduhan pimpinan partai pengusung yang menyebutnya belum melakukan komunikasi politik.

“Saya sudah beberapa kali menemui ketua-ketua partai pengusung di Kepri ini. Saya juga sering ngopi bareng mereka kok,” katanya.

Terkait surat rekomendasi partai pengusung yang belum dikantonginya, Agus meminta semua pihak menunggu keputusan Pansus Pemilihan Cawagub Kepri. Ia mengaku sudah menyerahkan semua persyaratan administrasi yang dibutuhkan kepada Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

“Jangan mendahului pansus, mari kita hormati. Apa kata pansus, itu yang akan saya ikuti. Pansus yang menilai apakah syarat saya lengkap atau tidak,” katanya.

Agus Wibowo diusulkan Gubernur Nurdin ke DPRD Kepri bersama Isdianto. Sebelum pansus dibentuk, dua kali berkas pengajuan dua nama tersebut dikembalikan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak lantaran ada persyaratan yang belum dilengkapi Agus dan Isdianto.

Syarat utama yang belum lengkap tersebut di antaranya, belum adanya surat rekomendasi yang dimiliki Agus dari partai pengusung selain Demokrat. Kemudian, surat pengunduran diri dari jabatan saat ini, baik oleh Agus maupun Isdianto.

Terkait surat rekomendasi partai pengusung, dari lima partai pengusung Muhammad Sani-Nurdin Basirun, hanya Demokrat yang memberikan rekomendasi kepada Agus. Sementara NasDem, PKB, PPP dan Gerindra sampai sekarang belum. Empat partai ini masih berusaha menggolkan jagoan mereka masing-masing. Namun, lima partai pengusung itu satu suara mendukung dan memberikan rekomendasi kepada Isdianto.

Loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com