SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Jungkir Balik+

Dua Kapal Tambahan Siaga di Sungai Tenam Mulai H-7

Dua Kapal Tambahan Siaga di Sungai Tenam Mulai H-7
Penumpang kapal memadati dermaga menuju kapal Pelni di Tarempa, Anambas, belum lama ini. Sejumlah kabupaten seperti di Lingga dan Anambas mulai menyusun strategi penanganan mudik lebih awal.

LINGGA – Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga mulai menyusun strategi penanganan arus mudik Lebaran 2017. Arus mudik diperkirakan lebih lancar karena beroperasinya moda transportasi kapal roll on roll off (Roro) tujuan Batam.

Kepala Bidang Perhubungan Laut dan Udara Dishub Lingga, Selamat, mengungkapkan strategi penananganan mudik mulai disusun sejak kemarin untuk menghadapi kepadatan arus penumpang yang diperkirakan mulai ramai pada H-7 atau akhir pekan ini, Sabtu (17/6).

Namun petugas Dishub mulai menangani arus penumpang tiga hari lebih awal atau H-10 melihat adanya pergerakan arus mudik pekan kemarin.

“Perkiraaan lonjakan arus mudik sampai strategi penanganan telah kami laporkan ke Pemprov Kepri. Kemudian pekan ini tim penanganan arus mudik dibentuk,” ujar Selamat, kemarin.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, dinas akan mengumpulkan seluruh operator kapal yang melayani rute pelayaran dari Lingga.
Dinas akan memetakan kapasitas armada terbaru untuk dihitung dengan perkiraan pergerakan penumpang.

Menurut Selamat, Dishub masih akan memakai strategi pengamanan arus mudik tahun lalu sebab dinilai berhasil mengatasi penumpukan penumpang.

Pertama, pada H-7 dua kapal tambahan disiagakan setiap hari untuk membawa penumpang dengan rute Sungai Tenam Lingga. Rute itu termasuk titik kepadatan arus mudik pada tahun lalu.

Kedua, rute dari dan ke Pelabuhan Jagoh, Dabosingkep-Tanjung Buton Daiklingga sebagai lokasi kepadatan.

Hanya saja, rute ini belum dipastikan ada kapal tambahan namun dishub memastikan ada kapal tambahan bila dibutuhkan.

“Kami berharap kondisinya lancar, minimal seperti tahun lalu. Dishub akan mengupayakan penambahan armada jika diperlukan,” ujarnya.

Selain armada kapal feri regular arus mudik lebaran dari dan ke Lingga tahun ini akan terurai melalui jalur pelayaran Roll On Roll Off (Roro). “Kami terbantu dengan adanya rute Roro tujuan Batam-Lingga dan ke Kuala Tungkal,” tuturnya.

Dishub bersama jajaran lintas sektoral yang terbentuk dalam tim penanganan arus mudik lebaran 2017 nantinya juga akan membangun posko-posko mudik pada beberapa pelabuhan utama maupun transit Kabupaten Lingga, seperti yang pernah dilakukan di tahun 2016 lalu.

“Itu akan kami bangun di pelabuhan-pelabuhan. Prediksi kami, puncak arus mudik tahun ini terjadi dari H-5 sampai H-3,” kata dia.

Dia berharap arus mudik di Lingga tahun ini mampu terkawal dengan baik seperti tahun 2016 lalu yang tercatat memiliki jumlah pemudik paling banyak dari sebelum-sebelumnya.

“Tahun lalu mampu teratasi dengan baik. Semua penumpang berhasil diberangkatkan dengan selamat dan sesuai prosedur,” papar dia.

Sebagai gambaran, pemudik Lebaran tujuan Lingga melonjak tiga kali lipat pada 2016 di tengah terbatasnya ketersediaan kursi feri.

Arus mudik mulai terasa setelah penumpang mulai menumpuk di Telagapunggur Batam tujuan Lingga.

Sementara otoritas kewalahan menangani pemudik tujuan Lingga dari Batam karena armada yang tersedia tidak mampu lagi menampung penumpang.

Kepadatan mulai terurai setelah ASDP mengoperasikan satu kapal roro untuk mengangkut pemudik tujuan Lingga.

Loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com