SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Epi, Narapidana Lapas Barelang Melarikan Diri

  • Reporter:
  • Rabu, 14 Juni 2017 | 13:24
  • Dibaca : 444 kali
Epi, Narapidana Lapas Barelang Melarikan Diri
ilustrasi

SAGULUNG – Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas II A Barelang kembali kecolongan. Epi B Guan Seng, narapidana kasus pencabulan yang divonis enam tahun penjara berhasil melarikan diri, Senin (12/6) sekira pukul 16.30.

Informasi yang dihimpun, pelaku kabur saat petugas melakukan pengecekan tahanan sebelum masuk ke dalam kamar sel. Diduga Epi melarikan diri dengan cara memanjat tembok belakang lapas dengan menggunakan selang untuk menyiram tanaman. “Pelaku sudah menjalani masa tahanan lima tahun enam bulan. Hukumannya tinggal enam bulan saja. Seharusnya dia bebas awal tahun depan,” kata Kepala Lapas Kelas II A Barelang, Selasa (13/6).

Dia menambahkan, seharusnya, jika dia bisa membayar subsidi kurangan masa tahanan, Epi bisa bebas pada November mendatang. Namun pelaku malah melarikan diri sebelum masa tahanannya habis. Saat melarikan diri, Epi sedang melaksanakan masa tahanan asimilasi yang diperbantukan oleh Lapas sebagai pekerja taman di dalam lingkungan lapas. “Tugasnya memang membersihkan tanaman, situasi itulah yang dia manfaatkan untuk melarikan diri,” ujarnya.

Selain itu, Epi juga memanfaatkan pergantian jaga petugas yang siaga di tempat hanya satu orang. Membeludaknya narapidana membuat petugas kewalahan melakukan pengawasan. “Kami memang hanya meliki petugas terbatas dengan over kapasitas Lapas,” katanya.

Pihak lapas sudah berkordinasi dengan pihak kepolisian dan Brimob Polda Kepri untuk menangkap pelaku. Marlik menambahkan, pihaknya juga telah melakukan olah TKP, dan memeriksa semua CCTv untuk mengetahui bagaimana cara Epi melarikan diri. “Nantinya kami akan pasang pengumuman napi hilang ditempat-tempat umum. Bagi masyarakat yang melihatnya silakan laporkan ke aparat terdekat,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung Ipda Abid Uais Al-Qarni menuturkan, pihaknya sudah menerima laporkan mengenai narapidana yang melarikan diri dari Lapas Barelang. Saat ini pihak kepolisian tengah membantu pencarian napi yang melarikan diri dengan cara memasang foto dan informasi di sejumlah pelabuhan dan bandara.
“Kami masih memburu pelaku dan harap masyarakat yang mengetahui dapat melapor ke aparat terdekat,” katanya.

Kaburnya tahanan dari Lapas Barelang bukan pertama kali terjadi, sebab sebelumnya sudah ada napi yang terlebih dahulu kabur dan masih berkeliaran bebas. Sebelumnya, Zulkifli bin Syahrul (33), Sabtu (4/3) sekira pukul 12.30. Pihak Lapas melibatkan kepolisian untuk menelusuri dan mengejar tahanan yang diduga kabur dengan melompat pagar tersebut.

“Laporan yang kami terima, dia (Zulkifli) diyakini lompat melalui pagar Lapas Batam,” terang Kepala Humas Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kepri, Rinto Gunawan.

Zulkifli merupakan tahanan kasus pencurian yang terjerat Pasal 363 KUHP. Dari vonis penjara selama tiga tahun enam bulan, ia sudah menjalani hukuman sekitar 15 bulan.

Menurut Rinto, petugas tidak menyangka Zulkifli akan nekat kabur, sebab hukumannya termasuk rendah dibanding tahanan lainnya. Zulkifli kabur dengan memanfaatkan kelengahan petugas jaga. Saat itu, situasi sedang hujan deras dan sejumlah petugas sedang menunaikan ibadah salat zuhur.

“Yang menjadi kendala saat ini, jumlah petugas jaga di Kanwil Kemenkumham Kepri memang kurang di setiap rutan dan lapas. Ini harus menjadi perhatian pihak terkait, agar ada penambahan pegawai, karena petugas selama ini hanya mengandalkan CCTV,” terang Rinto.

Loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com