SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Jungkir Balik+

Gubernur Jadi Kapten, Arungi Laut Pinang-Lingga

  • Reporter:
  • Kamis, 15 Juni 2017 | 13:50
  • Dibaca : 120 kali
Gubernur Jadi Kapten, Arungi Laut Pinang-Lingga
Ratusan warga perantau asal beberapa pulau di Natuna mudik melalui dengan memanfaatkan layanan kapal milik PT Pelni. Joko Sulistyo

PINANG – Gubernur Kepri Nurdin Basirun akan menjajal kemampuan Kapal Motor (KM) Lintas Kepri dalam pelayaran perdana mengarungi laut Lingga sempena agenda Safari Ramadan, Kamis (15/6). Nurdin akan bertindak sebagai kapten di kapal milik Pemprov Kepri tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kepri Jamhur Ismail mengatakan, KM Lintas Kepri akan segera dioperasionalkan, setelah serah terima kapal dari Pemprov Kepri ke PT Pelabuhan Kepri yang merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) selaku pengelola.

“Pelayaran perdana ini nanti akan dikapteni langsung oleh Pak Gubernur. Rutenya, dari Tanjungpinang ke Daik Lingga. Uji coba ini disejalankan dengan agenda Safari Ramadan Pak Gubernur ke Lingga,” kata Jamhur di Tanjungpinang, Rabu (14/6)

Nantinya, KM Lintas Kepri juga akan menjalani uji coba dengan berlayar menyinggahi pulau-pulau kecil di Kepri seperti ke Tanjungbatu, Durai, Pulau Berhala, Batam, Pinang dan lainnya. Uji coba penting untuk mengetahui ketangguhan kapal ini.

“Kapal ini bisa mengangkut 158 penumpang, ditambah 8 kru kapal termasuk kapten,” katanya.

Menurut Jamhur, pelayaran perdana KM Lintas Kepri, sesuai permintaan gubernur. Tujuannya, agar kapal ini bisa segera dioperasikan guna membantu pengangkutan arus mudik Idul Fitri 2017.

“Terutama untuk melayani daerah-daerah yang masih minim alat transportasinya,” kata dia.

Jamhur mengatakan, KM Lintas Kepri dalam kondisi baik, meski sudah lebih satu tahun tidak jalan. Sebelum dibawa berlayar, akan dilakukan pemanasan terhadap mesin kapal ini. Menurut dia, tidak beroperasinya kapal ini karena saat itu belum ditunjuk siapa pengelolanya.

“Setelah ada penunjukan kepada PT Pelabuhan Kepri, kapal ini kan langsung akan dioperasikan. Pertama, untuk membantu angkutan arus mudik,” katanya.

Terpisah, anggota DPRD Kepri Irwansyah mengatakan, KM Lintas Kepri yang dibuat di galangan kapal di Batam ini berbahan dasar alumunium. Pembuatan kapal ini menelan anggaran hingga Rp25,5 miliar, dan sudah selesai dibuat sejak akhir tahun 2015.

“Waktu itu kan belum ada penunjukan siapa yang akan mengelola pengoperasiannya, makanya tidak dijalankan. Sekarang sudah ada, dan sudah dicek kapalnya masih sangat bagus,” katanya.

Ia berharap hadirnya KM Lintas Kepri memberi manfaat bagi masyarakat terutama di daerah-daerah yang selama ini kesulitan mendapat layanan transportasi laut. Irwansyah juga menyarankan Pemprov Kepri membuat peraturan daerah (perda) agar tidak ada kesalahan prosedur terkait penyerahan pengelolaan aset pemerintah ini.

“Perda ini untuk antisipasi agar tidak terjadi masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Dirut PT Pelabuhan Kepri Huzrin Hood mengatakan, saat ini pihaknya tinggal menunggu perintah Gubernur Kepri untuk mengoperasikan KM Lintas Kepri.

“Sore ini (kemarin) rencananya kapal itu akan dibawa ke Tanjungpinang dari Batam, Karena besok (hari ini) pagi-pagi Pak Gubernur akan uji coba dan langsung berlayar ke Lingga,” katanya.

Ia menegaskan, PT Pelabuhan Kepri sudah siap mengoperasikan KM Lintas Kepri, mulaid ari kapten, awak kapal dan persyaratan lainnya.

“Yang perlu diingat, untuk tahap awal ini KM Lintas Kepri memang akan digunakan untuk membantu arus mudik Lebaran. Jadi, kami tidak mengharapkan ada pendapatan atau profit. Kami fokus membantu masyarakat Kepri yang mudik,” katanya.

Loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com