SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Gubernur se Indonesia Latihan Menembak di Natuna

Gubernur se Indonesia Latihan Menembak di Natuna
Gubernur NTB Zainul Majdi fokus mengarahkan laras panjang ke sasaran.

SINDOBATAM – Latihan menembak di lapangan tembak Lanud Raden Sadjad yang digelar TNI, diikuti 23 gubernur dari berbagai wilayah di Indonesia.

Rombongan gubernur itu tiba di bandara Lanud Raden Sadjad menggunakan pesawat PAUM TNI AU Boeng 737/200. Sebelum melakukan penembakan, para gubernur mendapat pengarahan dari Mayor Arhanud Sugianto.

Rencananya setelah latihan, para gubernur akan mengikuti pembaretan pada acara puncak latihan PPRC di Tanjungdatuk, Natuna, Jumat (19/5/2017).

“Hari ini jadwal para gubernur mengikuti latihan menembak,” kata Danlanud Raden Sadjad Kolonel Pnb Azhar Aditama, Jumat (18/5/2017).

Gubernur se Indonesia ini dilatih menembak menggunakan senjata laras panjang yakni Senapan serbu (SS2) dan pistol P2-FN. Mereka dilatih instruktur dari TNI AD, AU, dan AL.

“Ternyata pak gubernur pandai-pandai menembak. Yang paling membuat kami tergerak adalah semangat Gubernur Kaltim Awang Faruk dimana beliau dalam kondisi kurang normal, mampu mènembak meski dari atas kursi roda” ujarnya.

Usai mengikuti kegiatan menembak rombongan gubernur langsung kembali ke room VIP Bandara Lanud RSA. Selanjutnya mengikuti kegiatan latihan perkelahian jarak dekat (PJD) di kompi C Tuah Sakti Natuna.

“Rombongan menuju kompi C menggunakan helikopter. Setelah itu menuju KRI yang sudah ditentukan sebagai akomodasinya. Nanti malam menginap di kapal. Dan selanjutnya besok mengikuti pembaretan di lokasi PPRC,” ujarnya.

Pantauan di lokasi tembak, Gubernur Lampung Ridho Fikardo tampil sebagai gubernur penembak terbaik dengan jumlah nilai 99, di susul Gubernur Jambi Zumi Zola dengan nilai 86. Kemudian disusul Gubernur Kalteng, Gubernur Kalimantan Tengah Sukamto dengan jumlah nilai 78 dan Gubernur NTB Zainul Majdi dengan nilai 72.

“Kegiatan sangat menggembirakan, kami seluruh gubernur berkumpul di tempat yang sama, melakukan kegiatan sama,” ungkap Gubernur NTB Zainul Majdi.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap kegiatan ini dapat berdampak nasional terutama sekali dalam menjaga dan mempertahakan kedaulatan NKRI.
“Bagaimana musuh ga gempar kalau seluruh gubernur menembak di perbatasan,” ujarnya.

Gubernur lain yang hadir adalah Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Sementara gubernur yang tidak dapat hadir merupakan daerah yang baru saja melakukan pemilihan kepala daerah seperti DKI, Banten, Bangka Belitung dan beberapa daerah lainnya.

Loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com