Sindo Batam

Luas Lahan Tak Sesuai PL, Pemko Batam Tolak Hibah TPA Punggur

  • Reporter:
  • Rabu, 31 Mei 2017 | 13:34
  • Dibaca : 90 kali
Luas Lahan Tak Sesuai PL, Pemko Batam Tolak Hibah TPA Punggur
TPA Punggur. Foto Teguh Prihatna.

BATAM KOTA – Badan Pengusahaan (BP) Batam menghibahkan enam aset kepada Pemko Batam. Meski demikian aset yang diserahkan tak serta merta diterima Pemko karena luas lahan tak sesuai ukuran peruntukan lahan (PL) semula.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, pada dasarnya enam aset itu sudah diserahkan saat Pemko Batam dipanggil ke Jakarta, pekan lalu. Namun saat dilihat kembali sejumlah aset yang diserahkan ukurannya tak sesuai. “Ada semacam kesiapan kami untuk mengelola, nah kalau luasnya tak sesuai kami pikir kira-kira bisa tidak dikelola secara maksimal,” kata Amsakar di Batam Centre, Selasa (30/5).

Dia menambahkan, untuk aset yang diserahkan yakni Masjid Baiturrahman Sekupang, Masjid Raya Batam, Pasar Induk, Tempat Pembuangan Akhir (PTA) Telagapunggur, lahan Kantor Wali Kota Batam dan lahan kantor DPRD Batam. Namun dari sejumlah aset diserahkan seperti TPA punggur, luasnya mengecil 50 persen.
“Sesuai PL awal itu 40 hektare, yang diserahkan ke kami cuma 20 hektare,” ujarnya.

Karena itu, Pemko Batam tak langsung menerima penyerahan aset karena mempertimbangkan pengelolaan selanjutnya. Amsakar mencontohkan TPA dengan luas 20 hektre, dipastikan beberapa tahun lagi lahan itu akan dipenuhi sampah sehingga tak bisa dioperasikan lagi. “Mending kami bicarakan dari awal dari pada nanti di ujung muncul masalah,” katanya.

Selain TPA, ada juga Masjid Raya yang luasnya tak sesuai. Namun, Amsakar tak mengingat detail untuk permasalahan luasan Masjid Raya ini. “Kami bentuk tim untuk mengukur ulang bersama BP Batam,” ujarnya.

Untuk Masjid Raya, terjadi pengurangan luasan signifikan. Melalui Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) Perekonomian Lukita Dinarsyah Tuwo, pihaknya diinstruksikan untuk memantau langsung luasan yang ada.

“Pak Lukita menginstruksikan agar langsung turun survei untuk menindaklanjuti apa yang menjadi bahan diskusi saat di Jakarta. Karena kami sepakat, belum siap jadi belum ada keputusan,” ujarnya.

Saat ini, Pemko Batam juga sudah mengintruksikan Sekertaris Daerah (Sekda) Batam Jefridin untuk menindaklanjuti permasalahan ini bersama BP Batam. Sebelumnya, Sesmenko Perekonomian Lukita akan mempercepat proses peralihan aset ini. Menurut dia, sejumlah aset sudah diserahkan namun proses di tingkat bawah masih tersendat. “Sudah enam aset kami serahkan, tujuh tambahan baru dan juga penyerahan jalan ke Pemko,” kata Lukita.

Share Berita Ini

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com