SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Jungkir Balik+

Pasir Timah Lingga Dijual ke Singapura, Polda Telusuri Pelaku

Pasir Timah Lingga Dijual ke Singapura, Polda Telusuri Pelaku
TNI AL menangkap ratusan karung pasir timah yang hendak diselundupkan dari Lingga di Mako Lantamal IV Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. JOKO SULISTYO

PINANG – Jajaran Polda Kepri terus mendalami kasus penambangan pasir timah ilegal di Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. Polisi menelusuri para pelaku yang diduga beraktivitas di Kota Batam.

“Kami akan telusuri dulu dari Batam. Informasinya, selama ini mereka (pelaku) melakukan transaksi penjualnya langsung ke Singapura dari Batam,” kata Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian di Tanjungpinang, Minggu (18/6).

Sebelumnya, jajaran Direktorat Kriminal Umum Polda Kepri menggerebek sebuah rumah di Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Selasa (13/6) petang. Rumah tersebut dijadikan gudang pengiriman pasir timah hasil tambang ilegal. Dalam rumah itu, polisi menemukan 221 karung berisi pasir timah. Setiap karung diperkirakan diisi 40 kilogram sampai 50 kilogram timah.

Selain barang bukti, polisi juga mengamankan beberapa orang tersangka di antaranya JG, JN dan SN. Pemilik rumah yang dijadkan gudang, Nasron berhasil kabur saat penggerebekan tersebut.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Aris Rusdianto menyatakan, para tersangka dibawa ke Mapolda Kepri di Batam. Informasi dari kepolisian, penambangan pasir timah semakin marak di Lingga. Para pekerja bahkan secara terang-terangan melakukan penambangan menggunakan ponton di wilayah hutan lindung di Desa Batu Kacang, Singkep.

Maraknya penambangan liar pasir timah di kaki Gunung Muncung mengancam ketersediaan air bersih. Penambangan ilegal tersebut sudah mencemari danau di kaki gunung itu.

Loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com