SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Jungkir Balik+

Pemkab Bintan Dorong BUMD Ciptakan Usaha Baru

  • Reporter:
  • Rabu, 31 Mei 2017 | 12:42
  • Dibaca : 154 kali
Pemkab Bintan Dorong BUMD Ciptakan Usaha Baru
Direktur BUMD PT BIS Risalasih (kiri) memaparkan kemajuan usaha dihadapan Bupati Bintan Apri Sujadi, Plt Sekda Adi Prihantara, Komisaris Azirwan di Kantor PT BIS, Jalan Ketapang Tanjungpinang, Selasa (30/5).m rofik

SERI BENTAN – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui PT Bintan Inti Sukses (BIS) mencatatkan keuntungan Rp1 miliar sepanjang 2016. Hal itu berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan, di Kantor PT BIS, Jalan Ketapang, Tanjungpinang, Selasa (30/5).

RUPS dihadiri Bupati Bintan Apri Sujadi, Dewan Komisaris Azirwan, Plt Sekdakab Bintan Adi Prihantara, Kabag Pembangunan Ii Santo, Sekretaris Dewan Komisaris Edi Mulyanto, Direktur PT BIS Risalasih, Kepala Divisi Keuangan Teddy Ridwan dan Ketua Koperasi Kabupaten (Kopekab) Bintan Dahlia Zulfa.

Dalam kesempatan itu, Direktur PT BIS Risalasih memberikan laporan dan menyampaikan perkembangan dari beberapa sektor usaha daerah yang ikut menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama 2016. “Laba bersih tahun 2016 diperoleh Rp1,005 miliar,” ujar Risalasih melaporkan.

Dari Rp1,005 miliar tersebut, kata dia, setelah pembagian deviden 50 persen dengan kepemilikan saham 99,7 persen, maka Pemkab Bintan menerima pendapatan sebesar Rp502,6 juta dan sisanya Kopekab Bintan menerima Rp 1,5 juta.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, secara global kondisi ekonomi 2016 sangat lambat pertumbuhannya, apalagi pertumbuhan ekonomi nasional berkisar 5,2 persen. Maka dengan keuntungan perseroan pada 2016 mencapai Rp1 miliar harus diapresiasi. “Kami berharap, dengan usaha dan kerja keras pada 2017 ini akan membukukan keuntungan lebih besar lagi,” katanya.

Apri meminta jajaran direksi dan staf BUMD memperluas usaha baru, tidak hanya mejalankan bisnis rutinitas yang sudah berjalan saat ini. Sehingga, dengan terbukanya jenis usaha baru akan membuka peluang PAD baru, serta membuka lapangan kerja baru. “BUMD juga harus membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran,” saran Apri.

Jajaran direksi dan staf, kata dia, diminta terus belajar dan memperluas jaringan. Dengan membuka komunikasi dengan pegusaha-pengusaha swasta yang bertaraf nasional dan internasional. Sehingga budaya kerja dan acuan bisnisnya lebih luas. “Sekarang jamannya sudah berubah, bisnis global berada digenggaman. Perluas jaringan. Jangan ketinggalan,” pesannya.

Loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com