SINDOBatam

Hattrick+

Opini+

Jungkir Balik+

Pemko Batam Cairkan THR Rp39,18 Miliar

  • Reporter:
  • Senin, 5 Juni 2017 | 15:00
  • Dibaca : 738 kali
Pemko Batam Cairkan THR Rp39,18 Miliar
ilustrasi

BATAM – Pemko Batam segera mencairkan dana Rp39,18 miliar untuk 6.000 lebih Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemko Batam. Sebanyak Rp14,18 miliar untuk tunjangan hari raya (THR) dan Rp25 miliar untuk gaji ke-13.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Batam Abdul Malik mengatakan, pemberian THR sebesar satu bulan gaji pokok. Sedangkan besaran gaji ke-13, selain gaji pokok juga tunjangan keluarga, jabatan, dan pajak.

“THR disiapkan untuk lebaran dan gaji 13 menjelang anak masuk sekolah,” katanya, Minggu (4/6).

Dana tersebut sudah disiapkan Pemko Batam. Namun, untuk kepastian pencairan, BPKAD masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat. “Tunggu suratnya,” kata dia.

Karena besaran THR untuk masing-masing PNS dibayarkan sesuai gaji pokok, maka nilainya tergantung golongan PNS tersebut. “Sesuai golongan,” katanya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, THR hanyalah untuk PNS karena sejauh ini belum ada aturan untuk honorer. “Bagi honorer kami tak memakai aturan tenaga kerja, tapi aturan pemerintahan,” katanya.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mempersiapkan anggaran pencairan gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polisi, dan pejabat negara yang akan dibagikan menjelang Idul Fitri.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menyebutkan, saat ini pihaknya tengah menunggu penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) untuk pencairan gaji ke-13 dan THR. PP tersebut nantinya akan disahkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

“Belum tahu, disiapin (PP) tapi belum tahu,” ujar Askolani di Gedung BPPK Kementerian Keuangan, belum lama ini.

Mengenai mekanisme pencairan gaji ke-13 dan THR, Askolani mengatakan pemerintah tidak akan mencairkan serentak. Pencairan terelebih dahulu untuk THR yang akan diberikan seminggu sebelum lebaran.

“Nanti seminggu sebelum lebaranlah kalau THR,” katanya.

Askolani mengatakan pemerintah menganggarkan THR bagi PNS sebesar Rp7-8 triliun, tak jauh berbeda dengan tahun lalu. Sebab, pada tahun ini tidak ada kenaikan gaji pokok pada PNS, sehingga anggaran untuk THR dipastikan tak akan berbeda jauh dengan tahun lalu.

“Kemungkinan sama, sebab enggak ada kenaikan gaji pokok, kedua enggak ada tambahan pegawai, bisa sekitar Rp7-8 triliun,” katanya.

Sementara gaji ke-13 untuk keperluan anak sekolah, akan dicairkan pada akhir Juni atau awal Juli tahun ini. “Gaji ke-13 untuk membantu anak sekolah, tujuannya beda. Bisa di penghujung Juni atau awal Juli ini,” ujarnya.

Pada tahun lalu, pemerintah menganggarkan Rp7 triliun untuk gaji ke-14 PNS. Sementara gaji ke-13 untuk kebutuhan pendidikan anak juga dianggarkan sebesar Rp 7 triliun.

Pencairan gaji ke-14 tahun lalu bersamaan dengan gaji ke-13. Sebab, Idul Fitri dengan jadwal masuk anak-anak sekolah berdekatan.

Pemerintah juga menyebut, PNS aktif dengan pensiunan mendapatkan besaran THR berbeda. PNS aktif mendapatkan THR dengan jumlah satu bulan gaji pokok (gapok), sedangkan para purna PNS akan menerima THR 50 persen dari gapok yang setiap bulan disetorkan.

Loading...

2 Komentar

  1. honorer Jumat, 9 Juni 2017
  2. Supardi Kamis, 15 Juni 2017

Theme Portal Berita TUX_URL.com