SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Penculik Ling Ling Minta Tebusan SGD5 Juta

Penculik Ling Ling Minta Tebusan SGD5 Juta
Ling ling saat menuju Pelabuhan Internasional Ferry Batam bersama tim dari Polda Kepri dan Polres Depok.

Digerebek Tim Mabes Polri di Ruli Seitemiang

BATAM – Ling Ling, warga Malaysia diculik sejumlah orang di rumahnya di Kulai, Johorbahru, Malaysia, 21 Februari lalu. Sebagian penculik yang merupakan warga Malaysia ditangkap Polis Diraja Malaysia (PDRM). Empat orang lainnya ditangkap di Ruli Marina Kavling Plus, Seitemiang, Sekupang, Minggu (19/3) pukul 05.15.
===========
Penggerebekan rumah di Marina Kavling Plus tersebut dipimpin Kapolresta Depok Kombes Herry Heryawan. Menurunkan belasan polisi bersenjata lengkap, tim Mabes Polri itu mengepung rumah semi permanen tanpa nomor tersebut begitu azan subuh selesai berkumandang.

Saat pintu didobrak, sebagian penghuni masih tertidur. Ada yang coba lari menerjang jendela, tapi semua pintu dan jendela sudah dijaga polisi. Begitu kepala penghuni rumah tersebut nongol, moncong senjata laras panjang sudah mengancam.

Akhirnya lima orang di rumah tersebut diamankan. Empat pria dan satu perempuan. Empat orang tersebut belakangan diketahui sebagai tersangka penculikan yakni C alias Y (21), H alias M (32), DD (37), dan KMS (28). Sementara sang perempuan adalah Ling Ling, warga Malaysia yang diculik sejak sebulan lalu dari rumahnya di Johor Bahru.

Darmono, seorang saksi mata yang ditemui KORAN SINDO BATAM di lokasi penggerebekan mengatakan, tim Mabes Polri yang datang menggunakan 14 mobil dan bersenjata lengkap.

“Sekira jam tiga pagi, puluhan polisi berseragam lengkap itu sudah siaga di sini,” katanya.

Darmono mengaku melihat ada sekitar sembilan orang yang diamankan polisi dari rumah tersebut. Mereka di antaranya warga yang melintas di area rumah tersebut. Namun, sebagian sudah dipulangkan lagi oleh polisi.

“Yang diambil polisi dari rumah itu ada lima orang, empat pria dan seorang wanita. Wanitanya katanya korban penculikan asal Malaysia. Selebihnya adalah tetangga sekitar,” ujarnya.

Direktur Direktorat Reserse Tindak Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kepri Kombes Eko Puji Nugroho membenarkan adanya penangkapan itu. Namun, ia enggan berkomentar lebih banyak.

“Ya, ada penangkapan dan sudah kami tahan. Besok (hari ini) Pak Kapolda akan ekspos,” kata Eko ketika dihubungi lewat telepon.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga juga enggan menjelaskan penangkapan para penculik Ling Ling tersebut. “Besok (hari ini) siang saja ya, Pak Kapolda akan jumpa pers,” kata Erlangga.

Diculik di Johor
Penculikan terhadap Ling Ling terjadi pada 21 Februari 2017 pukul 19.25 waktu setempat. Saat diculik, istri pengusaha Malaysia itu sedang berada di rumahnya di Kulai, Johorbahru, bersama dua pembantunya.

Para pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu belakang. Mereka kemudian membawa Ling Ling dari rumah tersebut. Setelah membawa lari Ling Ling, para pelaku meminta tebusan kepada suami Ling Ling. Awalnya, mereka meminta tebusan sebesar SGD5 juta atau Rp4,75 miliar dengan kurs SGD1=Rp9.500.

Namun, suami Ling Ling tak memiliki uang sebesar itu. Para penculik kemudian bernegosiasi. Tebusan turun ke SGD3 juta hingga kemudian disepakati turun hanya SGD2.000 atau Rp19 juta. Entah karena tebusannya kecil, Ling Ling tak dikembalikan ke suaminya. Para pelakunya membawa Ling Ling ke Batam.

Polisi Malaysia kemudian mengungkap penculika tersebut. PDRM menangkap enam tersangka yang merupakan warga Malaysia. Mereka adalah BJS (31), LFX (30), SWL (34), BJW (30), CCB (41), dan LSS (35). Namun, karena para penculik lainnya yang merupakan warga Indonesia kabur ke Batam, PDRM kemudian meminta bantuan ke Mabes Polri.

Tim Mabes Polri kemudian menurunkan tim yang dipimpin Kombes Herry Heryawan. Selama enam hari Herry melacak keberadaan para penculik Ling Ling di Batam dan kemudian menangkap mereka di Seitemiang.

Kemarin sore, Ling Ling dipulangkan ke Johorbahru lewat pelabuhan Harbourbay, Batuampar. Ling Ling terlihat diantar oleh Herry Heryawan dan Kapolresta Barelang Kombes Helmi Santika.

Para pelaku penculikan yang ditangkap di Malaysia ditangani PDRM. Sedangkan para tersangka yang ditangkap di Batam, ditangani Mabes Polri.

mohammad ilham/tengku bayu/abdul hamid/tommy purniawan

Loading...

1 Komentar

  1. Juslin Sitanggang Rabu, 22 Maret 2017

Theme Portal Berita TUX_URL.com