SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Petinggi Kepri Jaya Evaluasi Manajemen

  • Reporter:
  • Senin, 29 Mei 2017 | 15:02
  • Dibaca : 182 kali
Petinggi Kepri Jaya Evaluasi Manajemen
Pemain 757 Kepri Jaya FC tengah pemanasan saat sesi latihan di Stadion Citra Mas, Kabil, belum lama ini. Kepri Jaya dijadwalkan menjalani rentetan uji coba di Jawa Timur, akhir Maret ini.

BATAM – Petinggi klub 757 Kepri Jaya FC disebut-sebut mulai kehabisan kesabaran atas rentetan hasil buruk di Liga 2. Manajemen tim dievaluasi total karena dituding menjadi biang kerok di balik hasil buruk tim.

Hingga pekan kelima Liga 2, Kepri Jaya hanya mengumpulkan 5 poin dari lima laga. Hasil yang membuat Kepri duduk di peringkat enam.

Klub asuhan Jaino Matos ini mencatatkan 1 kemenangan, dua kali imbang dan dua kekalahan. Dari kemampuan gol, Kepri Jaya terbilang tumpul karena baru bisa mencetak 3 gol. Tapi sisi pertahanan bisa disebut bagus karena hanya kebobolan 4 gol.

Dengan hasil ini, petinggi klub dilaporkan telah mengambil sikap karena capai tim jauh dari harapan. Duduk di posisi enam tentu tidak aman karena menyulitkan Kepri bertahan di Liga 2.

“Evaluasi tim secara menyeluruh sudah dimulai. Tidak hanya pemain, pelatih dan jajaran manajemen juga akan menjadi sasaran evaluasi,” kata Humas 757 Kepri Jaya, Chris Dwinasis, Minggu (28/5).

Evaluasi mencakup struktur pemain dan pelatih. Dalam evaluasi itu, ia memberikan sinyal akan ada penambahan atau pengurangan jumlah pemain atas anggota tim saat ini. “Untuk sementara ini pelatih dan pemain tetap. Tapi jika tidak ada peningkatan juga pasti ada evaluasi ulang dan pergantian,” ujarnya.

Selain melakukan evaluasi secara internal, lanjut Chris, 757 Kepri Jaya juga menampung banyak saran dan kritik yang disampaikan oleh masyarakat Kepri dan suporter 757 Kepri Jaya FC.

“Setiap tim tentu ingin menang di setiap pertandingan, tapi dalam perjalanan Liga 2 hingga saat ini belum terpenuhi. Semoga dengan evaluasi ini paling tidak ada peningkatan dari sisi pemain,” ujarnya.

Menurut Chris, para pemain butuh penyempurnaan sebab kurang ada kesempatan untuk mencetak gol ke gawang lawan dan jadi pekerjaan rumah bagi pelatih.

Loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com