Sindo Batam

Polisi Buru Dua Pencuri Toko Aksesori Mobil di Bengkong

Polisi Buru Dua Pencuri Toko Aksesori Mobil di Bengkong
Kapolsek Bengkong AKP Buala Harefa. Foto Arrazy Aditya.

BENGKONG – Pencurian di Sunli Variasi, toko aksesori mobil milik Ameng di Bengkong Garama pada Minggu (28/5) lalu ternyata sudah direncanakan. Para pelaku memantau toko tersebut beberapa hari sebelum beraksi.

Kapolsek Bengkong AKP Buala Harefa mengatakan rencana aksi kriminal itu diketahui berdasarkan pengakuan salah satu pelaku yakni At, yang sudah diringkus beberapa jam setelah beraksi.

Sebelum membobol toko aksesori mobil tersebut, At memantau situasi dan meletakkan tangga di samping ruko dua hari sebelumnya, atau Jumat (26/5). Kawanan ini kemudian menyatroni ruko dengan cara memanjat tangga dan merusak kaca nako.

“Saat akan mengambil laptop dan kalung emas, mereka tepergok anak Ameng lalu kabur dan berpencar,” ujar Harefa, Rabu (31/5).

Dalam aksi pencurian ini, At berperan menunggu kedua temannya yang masuk ke dalam ruko tak jauh dari lokasi. Saat mengetahui kedua temannya diteriaki maling oleh korban dan warga sekitar, dia berpura-pura mendatangi lokasi untuk mengambil motor.

“Dia kami tangkap lantaran gerak-geriknya mencurigakan,” ujarnya.

Selain At, polisi juga mengamankan Yamaha Mio BP 4859 DT, satu tas milik dua pelaku yang tertinggal di lokasi. Setelah diperiksa, di dalam tas tersebut berisi satu linggis, sarung tangan, martil, obeng, tangga dan paku pahat.

“Kami masih buru dua pelaku yang melarikan diri membawa barang milik korban berupa laptop dan seuntai kalung emas,” ujarnya.

Kepada polisi, At mengaku dirinya telah beberapa kali melakukan pencurian bersama dua temannya yang buron. Pertama, At mengaku mencuri satu ponsel di kos daerah Bengkong Sadai dan mencuri televisi di Kampung Belian. Saat beraksi, At selalu bertiga dengan dua temannya yang masih buron.

Kasus pencurian di toko aksesori ini sempat menghebohkan warga lantaran ada salah satu pelaku yang sempat tertangkap namun bisa kabur saat akan dibawa ke Mapolsek Bengkong.

Menurut pengakuan salah satu warga di lokasi malam itu, pelaku berhasil kabur saat dibawa ke Mapolsek Bengkong lantaran ada orang yang mengaku polisi membawa pria tersebut.

“Tadi kami bawa berboncengan tiga. Saya di belakang, yang bonceng katanya polisi,” ujarnya.

Di tengah perjalan menurut saksi yang juga tak ingin disebutkan namanya ini, dirinya dijatuhkan dari atas motor. “Tiba tiba di jalan saya didorong pelaku ke belakang, lalu keduanya kabur,” ujarnya.

Dalam kasus ini, Ameng selaku pemilik toko mengaku saat membuat laporan mengalami kerugian Rp6 juta.

Share Berita Ini

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com