SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Jungkir Balik+

Selundupkan Benih Lobster, David Terancam Tiga Tahun Penjara

Selundupkan Benih Lobster, David Terancam Tiga Tahun Penjara
David Tan berkonsultasi dengan penasehat hukum melalui penerjemah saat sidang tuntutan di PN Tanjungpinang, Rabu (14/6). JOKO SULISTYO

PINANG – David Tan (41), terdakwa kasus penyelundupan 23.670 ekor benih lobster terancam dihukum 3 tahun penjara. Ia dinyatakan terbukti bersalah bersalah melawan hukum menyelundupkan benih lobster dari Batam ke ke Vietnam melalui Singapura.

“Menuntut terdakwa tiga tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider enam bulan penjara,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arie Prasetyo dalam pembacaan tuntutan persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Rabu (14/6).

Di sidang yang dipimping Ketua Majelis Hakim Jhonson Freddy Esron Sirait, didampingi hakim anggota Thomas Watson Keliat, dan Ichsan Suwanto itu, JPU mengatakan, perbuatan David bersalah berdasar ketentuan Pasal 3 Ayat (1) huruf a Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 1/PERMEN-KP/2015 tentang Penangkapan Lobster, Kepiting, dan Rajungan. Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 88 Jo Pasal 16 Ayat (1) UU RI No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI No. 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana Jo Pasal 3 ayat (1) huruf a Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI nomor 1/PERMEN-KP/2015 tentang Penangkapan Lobster, Kepiting, dan Rajungan.

Dalam tuntutannya, JPU juga meminta majelis hakim menyita barang bukti untuk negara, dan membebankan biaya perkara sebesar Rp5000 kepada terdakwa.

“Barang bukti dikembalikan kepada petugas yang berwenang,” kata Arie.

Mendengar tuntutan itu, David Tan meminta waktu seminggu untuk menyiapkan pembelaan tertulis (pledoi). “Kami minta waktu seminggu untuk menyusun pledoi yang mulia,” ujarnya.

Setelah mendengar tanggap terdakwa, Ketua Majelis Hakim Jhonson menutup sidang dan akan dilanjutkan kembali, Rabu (21/6) dengan agenda pembacaan pembelaan terdakwa.

David Tan ditangkap setelah kedapatan akan menyelundupkan benih lobster sebanyak 23.670 ekor dalam 146 kantong plastik beroksigen yang dikemas dalam 10 bok styrofoam, 31 Mei 2016 di Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre, Batam sekira pukul 15.00. Ribuan benih lobster itu akan dikirim ke Vietnam melalui Singapura atas permintaan terdakwa selaku pemilik dengan saksi Andi William (disidangkan terpisah).

Pengiriman ribuan benih lobster ini digagalkan petugas Karantina Ikan Batam dan Bea dan Cukai Batam. Kepada petugas, David mengaku membeli ribuan benih lobster tersebut dari pengepul benih lobster di Pantai Selatan Pulau Jawa dan Selatan Pantai Lombok.

Loading...

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com