Sindo Batam

Takjil Rasa Kampung Halaman di Pasar Ramadan Tanjungsengkuang

Takjil Rasa Kampung Halaman di Pasar Ramadan Tanjungsengkuang
Pasar Ramadan Tanjungsengkuang

BATUAMPAR – Pasar Ramadan Tanjungsengkuang saban Ramadan selalu ramai dikunjungi warga yang mencari aneka takjil berbuka puasa. Puluhan penjual menjajakan ragam penganan khas dari berbagai daerah nusantara.

Penganan khas nusantara seperti dari Melayu, Bugis-Makassar, Palembang, Betawi, Sunda dan Jawa, banyak menghiasi lapak penjual-penjual takjil yang telah buka sejak sore hari itu. “Sesuai selera pembeli mana yang mereka suka,” kata Sumi, salah seorang penjual takjil.

Aneka macam penganan bisa ditemui di pasar Ramadan di Perumahan GMP Tanjungsengkuang. Ada Jalangkote dan roko’ roko’ unti khas Bugis, ada Serabi khas Jawa Barat, cenil sagu khas pulau Jawa, hingga empek-empek khas wong kito banyak dijual di Pasar Ramadan.

Sedangkan makanan khas Melayu yang dijual mulai dari Roti Kirai, kue Bingka, Tepung Gomak, Epok-epok, Lakse dan Otak-otak. Pedagang kue, Siti yang sudah 5 tahun berjualan di Pasar Ramadan Tanjungsengkuang mengaku kewalahan melayani pengunjung yang datang setiap hari, belum lagi pesanan dari instansi pemerintah dan perusahaan yang menggelar buka puasa bersama. “Semua jenis kue Rp1.000 per biji. Harganya pas di kantong masyarakat tapi juga enak,” katanya.

Salah seorang pembeli, Laksmi mengaku berburu makanan dan takjil Ramadan untuk mengobat rindu dengan makanan di kampung halamannya di Makassar. Dia sengaja datang lebih awal untuk membeli Jalangkote. “Kue-kue yang dijual di sini serasa di kampung halaman,” ujarnya.

Selain enak dan menggugah selera untuk lekas berbuka puasa, penganan yang dijual pun murah. Selain itu kebersihan penganan juga cukup diperhatikan para penjual. “Kami sudah hitung-hitung. Sekali jual tak bisalah untuk simpan besok. Tak bagus lagi lah,” kata Sumi.

Share Berita Ini

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com